Theme images by MichaelJay. Powered by Blogger.

Facebook

No one has ever become poor by giving, Please Donate

Random Posts

Recent Posts

Recent in Sports

Header Ads

test

Pages

Site Links

About

Follow on Facebook

Muamalah

Featured

LPTQ Indonesia Lembaga Peduli Tahfidz Qur'an Indonesia

Berantas RIBA dan Buta AL-QUR'AN.

Tentang Kami


Visi

Mewujudkan masyarakat Indonesia yang cinta dan mengamalkan al-Quran dan As-sunnah dengan pemahaman para Sahabat Nabi. .

ITC

Al-Istiqomah Tahfidz Centre

Pengumuman

Pengumuman Hasil Lomba Audisi 2

Hijrah STORE

Kredit Syari'ah Tanpa RIBA

Bagi kaum Muslimin yang ingin Berdonasi dan Info lain
Silahkan hubungi kami di LPTQ Indonesia !

KLIK DONASI

Artikel


LPTQI BLOG
Artikel Terbaru

Sunday, June 3, 2018

Pengumuman Hasil Lomba Audisi 2






 Download PDF
PDF Hasil Lomba

Sunday, May 27, 2018

Pengumuman Peserta Yang Lolos Audisi 1

Thursday, May 24, 2018

Daftar Peserta Lomba Tahfidz Quran

Berikut kami lampirkan Daftar Peserta Lomba Tahfidz Qur'an



  • Daftar Peserta Lomba Tingkat SMA

  • Daftar Peserta Lomba Tingkat SMP


  • Daftar Peserta Lomba Tingkat SD


  • Daftar Peserta Penyetor Hafalan Al-Quran

Demikianlah Pengumuman ini kami sampaikan.


Wednesday, May 23, 2018

Salurkan Donasi Anda



Salurkan donasi/sumbangan/infaq/shodaqoh/wakaf ke:
BANK SYARIAH MANDIRI (BSM) PARIAMAN
NOMOR REKENING: 7118580774
ATAS NAMA: LPTQI-INDONESIA

Atau hubungi kami di:
Kantor Pusat: Jl. Pahlawan no. 66 Kampung Jawa 2 Pariaman/depan Polsek Kota Pariaman
 HP/WA: 085356165392 (Perdinan Tanjung, S.Pd)

Kantor perwakilan Kab. Padang Pariaman:
Jl. Syekh Burhanuddin, depan LP Pariaman, HP/Wa: 085274485075 (Edwar, S.PdI)

Kantor perwakilan Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan-Sumut:
Jl. Sibolga KM. 17, Lingkungan V, Kelurahan Simatorkis Sisoma, Angkola Barat, Tapsel-Sumut.
 HP/Wa: 081375119238 (H.Romadhon, M.Pd)

Saturday, May 19, 2018

Visi dan Misi




Visi

mewujudkan masyarakat Indonesia yang cinta dan mengamalkan al-Quran dan sunnah dengan pemahaman para sahabat nabi.

Misi


  • Menjadikan kaum muslimin bisa membaca al-quran dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid
  • Menyiapkan calon-calon penghafal al-quran dan hadits yang bisa menjadi imam sholat, guru mengaji al-quran dan da’i diseluruh indonesia.
  • Menjadikan al-quran dan sunnah sebagai bahan literasi ummat islam
  • Mendirikan rumah-rumah tahfidz al-quran dan sunnah
  • Penyebaran mushaf al-qur’an dan hadits serta buku-buku islam bermutu.
  • Gerakan pemberantasan riba dan buta al-quran
  • Menyelenggaran dauroh Al-Qur’an dan hadits
  • Melaksanakan lomba-lomba/olimpiade al-Quran dan sunnah.
  • Seminar rutin dan tabligh akbar tentang riba dan bahaya riba.



Program LPTQ Indonesia




  1.  Program tahfidz al-quran dan hadits
  2.  Program berantas buta baca tulis al-quran
  3. Membudayakan gerakan Literasi al-quran dan sunnah dengan pemahaman para sahabat nabi.
  4. Gerakan berantas riba dan pembebasan jeratan riba
  5. Haflah /wisuda Tahfidz al-Quran
  6. Olimpiade al-quran & hadits.
  7. Olimpiade ‘halal dan haram, muamalat kontemporer
  8. Penyebaran mushaf al-qur’an dan buku-buku islam berkualitas.
  9. Pembinaan rumah tahfidz/tahfidz Al-Quran dan sunnah.
  10. Seminar, pelatihan dan workshop keagamaan


SEJARAH DAN LATAR BELAKANG SINGKAT LPTQ-INDONESIA



Sebuah realita pada awal kemerdekaan bahkan jauh sebelum kemerdekaan RI, Sumatera Barat sudah memiliki peran yang determinan bagi perkembangan Islam, pendidikan dan politik. Deliar Noer pernah menulis bahwa Minangkabau merupakan salah satu dari empat prototype pembaharuan pendidikan dan Islam (Deliar Noer, Partai Islam Dipentas Nasional, 11). Minangkabau pernah disejajarkan dengan Jakarta, Yogyakarta dan Bandung yang kini menjadi sentral di Indonesia. Gerakan pembaharuan di ranah Minang ini dipelopori oleh haji Abdullah Ahmad (1878-1933), HAMKA (1879-1945) dan Muhammad Djamil Djambek (1860-1947). Mereka semua berhasil menghadirkan warna Islam dan pendidikan yang berorientasi pada perubahan, khususnya pola fikir.
Dari daerah SUMBAR bermunculan tokoh pendidikan, politik, agama yang kemudian berafialisasi menjadi kekuatan politik menentang penjajahan, seperti Muhammad Hatta, M. Natsir, Hamka, dan Agus Salim. Namun belakangan ini secara perlahan masyarakat Minang mengalami distorsi pemikiran yang berakibat terjadinya degradasi prestasi. Opini publik yang memandang Sumatera Barat sebagai produsen tokoh-tokoh intelektual muslim dan kota pelajar berubah menjadi daerah yang relatif terbelakang terutama dari sektor pendidikan dan ilmu agama.
Sektor pendidikan dan ilmu agama yang  dimaksud adalah kelemahan dalam memotivasi dan mengoptimalkan potensi ummat islam dalam pembelajaran ilmu agama khususnya ilmu Al-Quran dan Hadits, yang berdampak pada rendahnya pengetahuan tentang al-Qur’an dan sunnah, sehingga masih tertinggal dan kalah bersaing dengan provinsi lain yang sudah maju. Hal ini bisa terjadi karena perhatian terhadap ilmu al-Qur’an dan sunnah masih rendah dan tidak menjadi bagian utama. Selain itu kurangnya program ilmu al-Qur’an dan sunnah dengan pemahaman para sahabat sehingga menyebabkan penyimpangan dalam beragama dan menurunnya moral serta jauh dari nilai-nilai alquran. Berkenaan dengan hal diatas, maka perlu adanya langkah nyata dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk menyelamatkan ummat islam dari keterbelangan ilmu agama. Dengan dasar pertimbangan ini, LPTQI hadir mengambil bagian dalam penyebaran ilmu al-qur’an dan sunnah, baik melalui penyebaran buku-buku islam, safari dakwah, seminar-seminar keagamaan, dan gerakan berantas riba dan buta al-Qur’an. LPTQI didirikan pada tahun awal tahun 2017 dan dikembangkan pada tahun 2018 oleh Perdinan Tanjung, S.Pd. LPTQI berkantor pusat di Jl. Pahlawan no. 66 Pariaman, Sumatera Barat.
Melalui LPTQI ini, kami selaku Pendiri berusaha menggali, membangkitkan, dan mengembangkan potensi kaum muslimin untuk menghafal al-Qur’an dan sunnah, dan mempelajari ilmu al-Quran dan dan sunnah dengan pemahaman para sahabat, sehingga terciptanya kehidupan yang Qur’ani, damai dan religius. Amien.

Tentang Kami



Sambutan Ketua
LEMBAGA PEDULI TAHFIDZ AL-QUR’AN INDONESIA/LPTQI

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarakatuh

Alhamdulillah wa Syukurillah, Bahagia sekali rasanya kami bisa berada di tengah ummat untuk menghadirkan sekelumit informasi mengenai lembaga kami, yang selama ini telah turut membantu dan mengambil bagian dalam gerakan berantas riba dan buta Al-Qur’an.

Kami merasa bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi ini seluas-luasnya agar ummat diajuhkan dari RIBA dan didekatkan dengan Al-Qur’an. Yang kami inginkan agar ummat islam mendapatkan pengetahuan tentang RIBA dan ILMU Al-Qur’an yang dapat dimanfaatkan sepenuhnya dalam kehidupan dan peningkatan kualitas hidup dan keimanan berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman para sahabat nabi.

Sebagai Lembaga yang peduli terhadap Tahfidz Al-Qur’an di Indonesia, yaitu belajar dan mengajarkan Al-Qur’an yang berorientasi penyebaran Mushaf Al-Qur’an, berantas buta Al-Qur’an, Pembinaan dan Pengembangan Rumah Tahfidz/Tahfidz Centre, gerakan berantas Riba dan kegiatan dakwah yang berkelanjutan.

Era globalisasi sudah kita lalui, maka pondasi ilmu agama dan pemahaman terhadap Al-Qur’an dan sunnah harus diperkuat. Kebaikan bersama orang mempelajari dan mengajarkan Al-Qur’an.

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarakatuh


PERDINAN TANJUNG, S.Pd
Ketua  LPTQ-INDONESIA

Friday, May 18, 2018

Safari Dakwah LPTQ Indonesia

Jadwal Safari Dakwah selama Bulan Ramadhan oleh Dai LPTQ Indonesia


Marhaban Yaa Ramadhan


Selamat Menunaikan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan, Bulan di turunkannya Al-Qur'an

Gerakan Berantas Riba dan Buta Al-Qur'an oleh

LEMBAGA PEDULI TAHFIDZ AL-QUR'AN INDONESIA


Antara Kedekatan Kita Dengan Al Qur’an Dan Sifat Dermawan


Saudaraku! Apakah anda rajin membaca Al Qur’an, terutama di bulan suci ini? Atau mungkin juga anda telah rajin menghadiri pengajian, sehingga telah banyak menguasai ilmu agama?
Mungkin jawaban anda: Wah kurang tahu ya, apakah saya telah tergolong yang banyak membaca Al Qur’an, atau bukan?!. Dan saya juga bingung, apakah saya telah berhasil mendapatkan ilmu agama yang cukup banyak dari pengajian-pengajian yang saya hadiri atau belum?
Anda ingin mengetahui posisi diri anda dalam dua hal tersebut?
Tenang saudaraku tidak usah bingung, tidak sulit kok mengetahui posisi anda. Anda penasaran ingin mengetahuinya? Mudah saudaraku, renungkan hadits berikut dengan baik, niscaya anda dapat mengetahui posisi anda dalam dua hal tersebut di atas.
عَنِ ابْنِ عَبَّاس قَالَ: كَانَ النَّبِىُّ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ ، وَكَانَ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِى رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ ، يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِىُّ الْقُرْآنَ ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ. متفق عليه
“Diriwayatkan dari sahabat Ibnu Abbas, ia mengisahkan: “Dahulu Nabi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia paling dermawan masalah kebaikan (harta benda), dan kedermawanan beliau mencapai puncaknya pada bulan Ramadhan di saat berjumpa dengan Malaikat Jibril. Dan dahulu Malaikat Jibril ‘alaihissalam biasanya senantiasa menjumpai Nabi pada setiap malam di bulan Ramadhan hingga akhir bulan. Nabi membaca Al Qur’an di hadapannya. Bila beliau telah berjumpa dengan Malaikat Jibril ‘alaihissalam beliau terasa begitu dermawan dalam masalah kebaikan (harta benda) dibanding angin sepoi-sepoi yang berhembus” (Muttafaqun ‘alaih)
Ibnu Hajar Al Asqalaani menjelaskan bahwa kedermawanan dalam syari’at adalah memberi sesuatu yang pantas/layak kepada yang pantas/layak menerimanya. Dengan demikian, kedermawanan lebih luas cakupannya dibanding sedekah. (Fathul Bari ,1/31)
Saudaraku! Kedermawanan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di bulan Ramadhan terutama setelah bertadarus Al Qur’an bersama Malaikat Jibril ‘alaihissalam mencapai puncaknya. Tahukah anda, apa sebabnya kedermawanan beliau berubah mencapai puncaknya pada bulan Ramadhan?
Bukankah pada bulan ini produktifitas seseorang berkurang, sehingga kemungkinan besar penghasilannyapun berkurang?
Bukankah pada bulan ini kita berpuasa sehingga lapar dan haus, akibatnya kitapun semakin berambisi untuk menguasai dan menikmati seluruh makanan dan minuman yang kita miliki? Coba antum ingat-ingat kembali apa yang anda lakukan ketika persiapan berbuka? Rasanya, seluruh hidangan yang tersedia di meja makan hendak disantap seorang diri. Bukankah demikian?
Para ulama’ menjelaskan hikmah perubahan kedermawanan Nabi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada bulan ramadhan, terlebih-lebih seusai bertadarus Al Qur’an bersama malaikat Jibril ‘alaihissalam. Dijelaskan bahwa membaca Al Qur’an dan memahami kandungannya mendorong beliau untuk semakin merasa kecukupan, dan terbebas dari sifat tamak. Dan perasaan kecukupan semacam inilah yang mendasari setiap kedermawanan. Ditambah lagi pada bulan Ramadhan karunia Allah kepada umat manusia berlipat ganda, karenanya beliau Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senang untuk meneladani sunnatullah dengan melipat gandakan kedermawanan beliau. Dengan bersatunya beberapa hal di atas, keutamaan waktu ditambah perjumpaan dengan Malaikat Jibril bersatu padu dalam diri beliau sehingga kedermawanan beliau berlipat ganda. (Fathul Bari, 1/31)
Anda ingin mengetahui sejauh mana kedermawanan beliau? Berikut adalah salah satu contohnya:
عن أنس قال: جَاءَهُ رَجُلٌ فَأَعْطَاهُ غَنَمًا بَيْنَ جَبَلَيْنِ فَرَجَعَ إِلَى قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ أَسْلِمُوا فَإِنَّ مُحَمَّدًا يُعْطِى عَطَاءً لاَ يَخْشَى الْفَاقَةَ.
“Sahabat Anas mengisahkan: “Pada suatu hari ada seseorang yang datang menemui Rasulullah, lalu beliau memberinya hadiah berupa kambing sebanyak satu lembah. Spontan lelaki itu berlari menemui kaumnya dan berkata kepada mereka: “Wahai kaumku, hendaknya kalian semua segera masuk Islam, karena sesungguhnya Muhammad memberi pemberian yang sangat besar, seakan ia tidak pernah takut kemiskinan” (HR. Muslim)
Saudaraku! Coba saudara kembali membaca hadits di atas. Pada hadits itu kedermawanan beliau digambarkan lebih baik dibanding angin sepoi-sepoi yang berhembus. Ini adalah pertanda bahwa kedermawanan beliau tidak hanya dirasakan oleh sebagian orang saja, akan tetapi dapat dirasakan oleh seluruh orang, tanpa ada perbedaan, walaupun diantara mereka ada perbedaan martabat, kekerabatan atau lainnya. Sebagaimana ini sebagai isyarat bahwa kedermawanan beliau terus mengalir dan tidak pernah terhenti.
Nah, sekarang anda sudah mengetahui apakah anda telah banyak membaca Al Qur’an dan telah banyak mendapatkan ilmu agama?
Ketahuilah saudaraku! bila bacaan Al Qur’an dan pengajian yang anda hadiri memotivasi anda untuk semakin bersikap dermawan, berarti anda termasuk orang yang benar-benar rajin membaca Al Qur’an dan telah berhasil menguasai ilmu agama. Sebaliknya, bila bacaan Al Qur’an anda dan juga pengajian anda di hadapan para ustadz dan juru ceramah tidak menjadikan anda bersikap dermawan, maka bacaan Al Qur’an anda dan pengajian anda perlu dikoreksi ulang.
Al Qur’an dan ilmu agama senantiasa menuntun anda untuk bertambah iman kepada Allah Ta’ala dan janji-janji-Nya kepada orang yang berlaku dermawan. Ilmu anda membimbing anda untuk semakin beriman bahwa setiap uluran tangan anda kepada orang lain pasti mendapatkan gantinya dari Allah.

(مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا.)
Tiada pagi hari, melainkan ada dua malaikat yang turun padanya, kemudian salah satunya berucap (berdoa): Ya Allah, berilah orang yang berinfaq pengganti, sedangkan yang lain berdoa : Ya Allah timpakanlah kepada orang yang kikir (tidak berinfaq) kehancuran” (Muttafaqun ‘alaih)
Saudaraku! Bagaimanakah dengan diri anda di bulan suci ini, apakah anda semakin bertambah dermawan atau sebaliknya? Hanya anda yang mengetahui jawaban pertanyaan ini, karenanya buktikan pada diri anda bahwa anda pada bulan suci ini juga bertambah dermawan.
Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita pada bulan suci ini termasuk orang-orang terbukti bersifat dermawan. Amiin.
***
Penulis: Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., MA.
Sumber Artikel Muslim.Or.Id

Program Kita


Tahfidz
Program Hafal Al-Quran dan Hadits

Menyiapkan Calon-Calon Penghafal Qur'an dan Hadits

Hubungi Kami
Muamalah
Berantas RIBA

Gerakan Berantas RIBA dan Pembebasan Jeratan RIBA

Hubungi Kami
Dakwah
Seminar dan Tabligh Akbar

Mengadakan acara seminar dan Tabligh Akbar untuk masyarakat

Hubungi Kami
Informasi
Berita Kegiatan LPTQ Indonesia

Informasi seputar kegiatan dan lain-lain dari LPTQI

Hubungi Kami

Contact Us


KANTOR PUSAT
Jl. Pahlawan no. 66 Kampung Jawa 2
Depan Polsek Kota Pariaman
Sumatera Barat

085356165392
lptqi.indonesia@gmail.com

Interested for our works and services?
Get more of our update !